Rabu, 22 Oktober 2014

KEKERASAN NEGARA DI KESELURUHAN WILAYAH PAPUA

 Kekerasan Negara di keseluruhan Wilayah Papua Barat tidak sesuai dengan perikeamanusiaandan perikadilan dan UUD 1945,sebaliknya  apa yang sebutkan di atas tersebut di jadikan Alat bisnis,Ekonomi,Politik untuk kepentingan Pemerinatah indonesia itu sendiri,itu sebabnya Rakyat Papua Barat Menyatakan kepada Kaum Penjajah kolonialisme dan kapitalisme indonesia bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala Bangsa(Papua). dan Bahasa Melayu Indonesia yang berpendudukan di keseluruhan Wilayah Papua ialah ilega dan telah Melanggar hukum internasional dan Wilayah Papua Masukan kedalam bingkai NKRI Ilegal,cacat hukum,itu sebabnya segala macam program yang di rancang oleh kaum penjajah ialah benar-benar ilegal akibat dari pada itu kesejahteraan Rakyat Papua tak pernah terwujud hingga saat ini.dengan Realita yang ada maka Rakyat Papua Barat berhak Memilih Merdeka,sebab tinggal dengan kaum penjajah kolonialisme dan kapitalisme indonesia semakin lama Rakyat Papua semakin kurang di Tanah Airnya sendiri.

Kamis, 09 Oktober 2014

MASALAH PAPUA BUKAN OTONOMI KHUSUS TETAPI MEMORI TAHUN 1969.



         Timika papua Penyelesaian permasalahan di Tanah Papua membutuhkan komitmen politik pemerintah pusat, untuk mau menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP), penjabaran Undang-undang 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus.
          Penyelesaian Permasalah di Tanah papua bukan berlakunya Otonomi Khusus sehingga permasalah selesai tetapi  politik papua adalah Asumsi dan Ideologis rakyat papua . Demikian dikatakan oleh Dolame Larius sebagai Toko Pemuda menilai bahwa Rakyat papua selama ini mengikat kembali mimpi-mimpi dari Tahun 1969 sampai saat ini yang terjadi berbagai hal antarah lain Pelangkaran HAM yang terjadi di Indonesia yaitu perbutan dari militter terhadap rakyat  sipil di Tanah Papua lebih khusus orang papua kalalu secara umum rakyat Indonesia agar itu permasalahan ini apakah  pemerintah pusat yang selesaikan atau Allah akan kembali kedunia baru diselesaikan.Katanya.Kata Dolame Larius sebagai toko pemuda menilai bawah persoal yang selama ini terjadi di Tanah Papua adalah ada berbagai sudut pandang yaitu:Kehadiran Otonomi khusus bagi Provinsi Papua/ Indonesia Tumur ini merupakan salah satu menghilangkan orang papua.  Agar itu Presiden  SBY harus membukan  mata dan melihat rakya yang ada di Provinsi Papua dan menyelesaikan dengan baik.
    Saya menilai bawah Asunsi dan Ideologi bangsa Papua selama kita semua ketahui bersama rakyat papua Tidak mau berkabung dengan NKRI karena rakyat papua mau berpisa dengan negara kesatuhan Republik Indonesia maka itu  SBY haru menyelesaikan papua dengan baik agar papua bisa menjadi negara sahabat papua supanya bisa bekerja sama dalam berbagai bidang.
A. Rumusan Masalah
Dari Latar Belakang Masalah di atas, maka Penulis dapat MerumuskanMasalah yaitu sebagai berikut:
•         Mengapa Konflik Papua yang berkepanjangan ini tidak pernah terselesaikan secara adil dan benar sesuaidengan Hukum Internasional yang berlaku?
•         Apakah Klaim Indonesia atas Kerjaan Majapahit, Sultan Tidore,dan Bekas Hindia Belanda merupakan wilayah Kekuasaan Indonesia? Jika demikian, dimana wilayah penduduk Pribumi Papua? Apakah di Bulan?
•         Apakah Proses Penentuan NasibSendiri Tahun 1969 Sudah Sesuai Dengan Aturan Hukum Internsional tentangProsedur Jajak Pendapat?
•         Mengapa Harus Ada Operasi Tumpas Dari Tahun 1964 ? 1968Sebelum Diadakan Penentuan Nasib Sendiri Tahun 1969?
•         Apakah Rakyat Pribumi Papua tidak memiliki hak yang sama seperti penduduk Pribumi di daerah lainnya di permukaan bumi ini?
•         Apakah Papua Tidak Pernah Ada DiDalam Daftar Dekolonisasi Seperti Yang Dikatakan Oleh Departemen Luar Negeri Indonesia dalam Bukunya yang berjudul ?Kajian Hukum Papua Dalam (NKRI) ??.
•         Masalah Papua adalah masalah Internasional karena terlibatnya beberapa Negara seperti Indonesia, Belanda,Amerika, Rusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena telah melanggar HakPribumi Papua Melalui Perjanjian New York 15 Agustus 1962 dan Proses PenentuanNasib Sendiri Tahun 1969.
•         Bagaimana mencari solusi untuk menyelesaikan konflik Papua yang telah berlangsung selama ± ½ abad ini?


B. Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian ini terdiri dari dua, yaitu:
•         Tujuah Khusus : Untuk mengumpulkan data-data daninformasi tentang Papua,menganalisanya, serta menyusunya sebagai sebuah Laporan Pengkajian Ilmiah untuk penyelesaian Konflik Papua secara damai pada Sidang Pribumidi Forum Permanent PBB.
•         Tujuan Umum : Untuk dipublikasikan ke seluruhDunia tentang Sejarah Papua agar generasi baru tidak termanipulasi sejarah lagi serta dapat mengetahui penyebab konflik di Papua.


C. Manfaat Penelitian
Untuk menambah wawasan tentang Latar Belakang Sejarah Papua dan akar permasalahan konflik yang terjadi selama ini serta menjadi sebuah usulan solusi untuk penyelesaian Konflik Papua.  toko berpendapat bahwa Tanah papua terjadi seperatis itulah agar masalah.dan segala alasan yang di buat oleh pemerintah indonesia itu hanya untuk membenarkan diri,sebenarnya pokok/Realita yang terjadi di keseluruhan Wilayah Papua adalah lain dari apa yang di upayakan oleh pemerintah Indonesia.dan Rakyat Papuapun selalu menyatakan kepada pemerintah pusat bahwa Solusi konflik di Tanah Papua ialah Dialog Antara Jakarta dan Papua di Mediasi oleh kedua bela pihak yang Netral itulah solusi untuk Memperdamaikan Rakyat Papua dan Pemerintah Indonesia.

Sabtu, 26 Juli 2014

KEKERASAN NEGARA DI ATASMUKA BUMI PAPUA BARAT.

Kekerasan Negara di atas Muka Bumi Papua Barat tidak sesuai dengan aturan Hukum yang berlaku Melainkan aturan hukum itu di jadikan Alata Pemusnah Ras Malanesia BangsaPapua Barat dengan tujuan untuk menguasai Wilayah Papua Barat denan keseluruhannya dan Memperkerut Sumber Daya Alam Papua(SDAP).
oleh sebabnya Rakyat Papua Barat Menyatakan Kepada Negara Pemakan sesama Manusia NolensVolens Harus keluar dari di Atas Tanah Leluhur Bangsa Papua Barat tanpa syarat,dan tidak ada lasan Bagi Kaum Penajajah Kapitalisme dan Imperalisme Indonesia,dan Pelawanan dari ras Malanesia Bangsa Papua Barat tidak akan Berakhir sebelum Papua lepas dari segala penjajah kolonialisme dan imperalisme Indonesia.
perlawanan dari Rakyat Papua Barat dengan cara-cara lewat perdamaian,dan sebagainya tetapi TNI dan POLRI Indonesia semuanya itu di balas dengan kekerasan sehingga konflik di keseluruhan Wilayah Papua benar-benar sangat selit untuk selesaikan dengan  keseluruhannya.dan segi lain sengaja Memeliarah kekerasan di Tanah Papua.

Senin, 21 Juli 2014

MASALAH PAPUA ADALAH PERSOALAN INTERNASIONAL BUKAN MASALAH INDONESIA.



Pdt.Dr Phil Karel  Erari Menyatakan Bagi Papua Konstruksi Berdimensi Lokal.Nasional dan Iternasional bahwa Upaya Melakukan Perdamaian atau peace Building hendaknya Melibatkan tiga Komponen yang  terkait dalam sejarah”perang dingin”di Papua.Menurut Karel Upaya  Membangun perdamaian hanya akan bersifat sementara dan rapuh,jika akar persoalan serta  pihak-pihak yang terlibat dalam sejarah”perang dingin itu berada di luar kontruksi perdamaian yang hendak di bangun.
Kelompok internasional itu termasuk Belanda,AS,dan PBB yang telah  terlibat secara langsung dan terbikti dalam suatu konsfirasi  internasional yang Mendukung suatu praktik free Act Of Free Choice yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Hukum Internasional praktetk pelaksanaan PEPERA dengn system perwakilan,Memperlihatkan kebohongan Publik,karena 1025 Wakil Rakyat dengan tekanan Politik dan Militer,Memilih Indonesia.
Senada dengan itu,Ikrar Nusa Bhakti juggga Menyatakan,bahwa persolan Irian Jaya sejak Dulu hingga sekarang,bukan persoalan hanya antara Indonesia dan penduduk Papua Barat,Melainkan persoalan yang Menangkut internasional.bahwa persoalan Papua Barat bukan hanya mengaitkan hubungan antar Masyarakat,antar Masyarakat dan pemerintaha,tetapi juga antar Gereja.
LIPI dalam Buku Papua Road Map,secara jelas memperlihatkan bahwa masalah Papua Barat tidak dapat di lepaskan  dari konteks internasional,Konflik di Papua telah Berlangsung selama  47 Tahun dan tidak dapat di lepaskan dari konteks internasional karena sejak awal proses integritas dengan Indonesia telah Melibatkan peranan Belanda dan Amerika Serikat Dalam Perjanjian New York 1962.
Di lihat dari Penjelasan di atas tersebut jelas bahwa integritas Papua ke dalam Bingkai NKRI belum Final,persoalan status Politik Papua Masalah Hukum dan Pelanggaran HAM yang terjaadi Sejak Tahun 1963 sampai hingga saat ini.sebenarnya Fungsi Keamanan ialah  Memberikan kamanan,ketertiban,dan pengayoman terhadap Rakyat,dalam hal bahayanya dari internal baik eksternal hal itu Merupakan membahayakan Publik baik maupun privat,tetapi sebaliknya aturan Hukum dingin yang di jalankan oleh kaum penjajah kolonialisme dan kapuitalisme Indonesia di keseluruhan Wilayah Papua Barat.dan juga berpendudukan bahasa Melayu Indonesia di keseluruhan Wilayah Papua ialah illegal di lihat dari Aneksasi Wilayah Papua Barat Ke dalam Bingkai NKRI tahun 1969.itu sebabnya kekerasan Negara yang terjadi di keseluruhan Wilayah Papua tidak sesuai dengan aturan Hukum yang Berlaku.Melainkan Aturan Hukum itu di jadikan Alat Untuk Membunuh Ras Malanesia Bangsa Papua Barat.dan yang pokok pertama inti dari pada Konflik di keseluruhan Wilayah Papua Barat  Memori Tahun 1969.
Itu sebabnya Rakyat Papua Menyatakan Bahwa Pelaksanaan PEPERA  1969 benar-benar penuh dengan kebohongan,cacat hukum,dan telah Melanggar Prinsip-prinsip Hukum Internasional sehingga Rakyat Papua Barat selalu Menuarakan Bahwa Bahasa Melayu Indonesia yang pendudukan di keseluruhan Wilayah Papua ialah Ilegal dan segala macam Program yang Rancang oleh Pemerintah Indonesia dalam Bentuk Otsus/Otsus Plus,UP4B,Pendekatan,pendidikan,kesehatan,Pembangunan, dan segalanya itu hanya dengan tujuan untuk Menguasai Wilayah Papua dan Memusnahkan Ras Malanesia Bangsa Papua Barat.dan juga kaum penjajah kolonialisme dan kapitalisme Indonesia Mempertahankan Wilayah Papua karena adanya Sumber Daya Alam(SDA),dan hanya untuk kepentingan Pemerintah Indonesia.dan segala kekerasan Negara yang berlangsung  di atas Muka Bumi Papua Barat dari tahun ke tahun tidak  dapat di kendali  dari aturan Hukum yang Jelas hingga saat ini.
Oleh sebabnya Rakyat Papua Menyatakan kepada Kaum penjajah imperalisme dan kolonialisme Indonesia bahwa:aturan hokum buatan NKRI tidak berlaku di keseluruhan Wilayah Papua Barat.sebab Rakyat Papua Barat Menuarahkan Bahwa keadilan,kedamaian,kebenaran benar2 tidak berlaku di atas Muka Bumi Papua Barat karena sesuai dengan realita yang terjdi  hamper keseluruhan Wilayah Papua Barat taka da yang terkecuali.
Dan selama bertahun-tahun penerangan di lancarkan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat di keselurhan Wilayah Papua Barat benar-benar mau menghancurkan ke utuhan NKRI yang Merajalela di Atas Muka Bumi Papua Barat dan perlawanan TPN-PB ialah terstruktur sesuai denga Hukum humaniter banyak mengatur tentang perlindungan bagi  orang-orang yang terlibat atau tidak terlibat dalam suatu peperangan. 
Dalam hukum humaniter dikenal dua bentuk perang atau sengketa bersenjata,
yaitu sengketa bersenjata yang bersifat internasional dan yang bersifat noninternasional. Pada perkembangannya, pengertian sengketa bersenjata internasional
diperluas dalam Protokol I tahun 1977 yang juga memasukkan perlawanan terhadap
dominasi kolonial, perjuangan melawan pendudukan asing dan perlawanan terhadap
rezim rasialis sebagai bentuk-bentuk lain  dari sengketa bersenjata internasional. 
Hukum humaniter juga mengatur sengketa bersenjata yang bersifat noninternasional, yaitu sengketa bersenjata yang terjadi didalam suatu wilayah negara.
Jangan berpikir bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat  tidak punya Badan Hukum,kekerasan Negara yang teru-menerus di keseluruhan Wilayah Papua justru  sebaliknya NKRI tidak pernah tunduk pada aturan Hukum yang Berlaku sehingga Rakyat Papua Menyatakan Kepada pemerintah Indonesia bahwa aturan hukum  dingin yang Di jalankan oleh kaum penjajah kolonialisme dan imperalisme Indonesia di Tanah Papua tidak berfungsi bagi Ras Malanesia Bangsa Papua Barat.perlawanan kami Tentara Nasional Papua Barat.
Dan tujuan dari pada perlawanan dari TPN-PB ialah tak lain hanya untuk Menentukan Nasib Ras Malanesia Bangsa Papua Barat.untuk puluihkan segala penjajahan,pemerkosaan,penyiksaan,intimindasi,pencurian,penangkapan dan pemusnahan Masal oleh kaum Penjajah kolonialisme dan imperalisme Indonesia dengan tujuan untuk menguasai Wilayah Papua dan segala kekayaan Alam Papua  dengan Keseluruhannya,tetapi kami Rakyat Papua Barat Menyatakan kepada kaum penjajah kolonialisme dan kapiatalisme Indonesia Bahwa segala macam yang Rancang Oleh pemerintah Indonesia itu bukan Solusi Untuk Menguasai Wilayah Papua Dengan Keseluruhannya.sebab perjuangan papua Merdeka tidak pernah di ajarkan oleh Manusia siapapun Di Dunia Melainkan tumbuh subur di Atas Muka Bumi Papua Barat hingga titik akhir Papua segera keluar dari segala penjajahan,pemusnahan,pemerkosaan,penyiksaan,penangkapan,penganiayaan dan sebagainya.
Segala sesuatau ada  waktunya.

Minggu, 20 Juli 2014

PERLAWANAN YANG DI LANCARKAN OLEH TENTARA PEMBEBASAB NASIONAL PAPUA BARAT DI KE SELURUHAN WILAYAH PAPUA.



Perlawanan yang di lancarkan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Di keseluruhan Wilayah Papua ialah benar-benar Mau menghancurkan  Ke utuhan NKRI yang Merajalela Di Wilayah Papua tak ada yang terkecuali.dan  dalam perlawanan ini Masing-masing KODAM  Pertahanan Tentara Pembebasn Nasional Papua Barat menyatakan diri bahwa perlawanan kami  dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat adalah benar-benar mau  Menghancurkan  kaum penjajah  kolonialisme dan imperalisme Indonesia yang Berpendudukan  Ilegal di Keseluruhan Wilayah Papua.
Dan kami dari Tentara Pembebasan  Nasional Papua Barat  selalu Menyatakan bahwa  perlawanan kami adalah Murni,dengan tujuan untuk menuntut kedaulatan yang pernah di Rampas oleh kaum penjajah Kolonoalisme dan imperalisme Indonesia di bahwa tekanan kebrutalan,ketidak adilan dan sebagainya.dengan ketidak adilan inilah  Wilayah papua Masukan ke Dalam Bingkai NKRI itu sebabnya Mengundang segala macam Konflik di ke seluruhan Wilayah Papua.dan  selama 51 Tahun Wilayah Papua ke dalam Bingkai NKRI,Pemerintah Indonesia tidak pernah berpikir Wilayah Papua itu Bagian dari NKRI tetapi  karena hanya Sumber Daya Alam(SDA).oleh sebabnya pemerintah Indonesia Mempertahankan Wilayah Papua.dengan segala macam Kebohongan  NKRI inilah  Generasi Bangsa Papua sadar bahwa sesunggahnya Wilayah Papua itu Benar-benar  bahwaBukanlah bagian dari Wilayah Indonesia.dan segala  macam program yang di rancang oleh Pemerintah Indonesia itu ialah hanya dengan tujuan untuk menguasai Wilayah Papua dan Menguasai Sumber Daya Alam yang Ada dan yang  tuajuan Utama dari kaum penajajah Kolonialisme dan Kapitalis Indonesia ialah Memusnahkan,Ras Malanesia Bangsa Papua Barat dengan sewenang-wenangnya dan tidak taat pada aturan hukum yang berlaku,melainkan aturan hukum itu di sampingkan dan Mengedepankan kekerasan srhingga pelanggaran di Tanah Papua tambah Meningkat,itu sebabnya pemerintah Indonesiapun tidak Mampu Mengindonesiakan rakyat Papua.
Oleh sebabnya Rakyat Papua Barat Menyatakan Kepada Dunia dan Kaum Penjajah Indonesia Bahwa  kemerdekaan itu ialah hak segalaBangsa oleh sebab itu penjajahan di Atas Dunia harus di hapuskan  sebab kekerasan Negara yang terjadi Di keseluruhan Wilayah Papua Benar-benar  tidak sesuai dengan Hak-hak Dasar yang di Miliki setiap Manusia di Muka Bumi dan tidak sesuai dengan UUD 1945,melainkan UUD 1945 itu jadikan alat Negara untuk Membunuh,Menyiksa,Memperkosa,Memenjarakan terhadap Ras Malanesia Bangsa Papua Barat  yang tidak tahu berdosa.oleh sebabnya rakyat Papua Menyatakan kepada Kaum penjajah  kolonialisme dan imperalisme  Indonesia bahwa segala aturan Hukum yang di buat oleh  NKRI itu tidak berfungsi Bagi  kami Ras Malanesia Bangsa Papua Barat,itu sebabnya  kami rakyat  Papua Menyatakan  kepada  kaum penajajah  Indonesia bahwa  UUD 1945  itu  adalah  Alat Bisnis untuk kepentingan NKRI.
dan inti dari penjelasan di atas tersebut  bahwa: perjuangan pembebasan Nasional Papua Barat ialah tidak pernah di ajarkan oleh Manusia siapapun Di Dunia selain Tumbuh subur di Atas Muka Bumi Papua Barat hingga titik Akhir Papua akan  Lepas dari segala penajajahan.

 BAGI MANUSIA  PENJELASAN DI ATAS TERSEBUT BELUM PASTI,TETAPI BAGI TUHAN  PASTI BISA..

Sabtu, 12 Juli 2014

TIDAK ADA ALASAN UNTUK MEMPERTAHANKAN WILAYAH PAPUA KEDALAM BINGKAI NKRI.








Tidak ada Alasan  untuk Mempertahankan Wilayah Papua  Ke Dalam Bingkai NKRI,kini saatnya anak Bangsa Papua harus bersatu dan Melawan segala penjajah kolonialisme dan imperalisme Indonesia yang Merajalela di atas Muka Bumi Papua.
Dan kaum penjajah juga sadar diri bahwa  perjuangan Papua Merdeka harus Mengakui itu sebab perjuangan Papua Merdeka tidak Pernah di ajar oleh Manusia siapapun Di Dunia selain Tumbuh Subur Di Atas Muka Bumi  Papua Barat Hingga titik Akhir Papua segera Akan Lepas Dari segala penyiksaan,pembunuhan,pemerkosaan,pemenjaraan,perampasan Hasil Kekayaan Alam Papua.dan kami Rakyat Papua Barat Menyatakan kepada Bahasa Melayu Indonesia  yang Berpendudukan Di keseluruhan Wilayah Papua  ialah Ilegal,itu sebabnya Rakyat Papua Barat Menyatakan Kepada  Bahasa  Melayu Indonesia Bahwa  Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa oleh sebab itu penjajahan di Atas Muka Bumi (Papua )Harus di hapuskan sebab segala pelanggaran HAM yang Berkepanjangan  di atas Muka Bumi Papua dari tahun ke  tahun hingga saat ini masih berlangsung  adala benar-benar tidak sesuai Hak-hak Dasar Manusia dan tidak Sesuai dengan  Aturan Hukum Buatan NKRI benar-benar tidak berlaku di atas Muka Bumi Papua Barat,itu sebabnya Rakyat Papua Menyatakan kepada pemerintah Indonesia (TNI dan POLRI)Mengesampingkan Hukum,kekebalan Hukum.Melain aturan HUkum buatan tersebut di jadikan Alat Negara Untuk Membunuh,memperkosa,menyiksa,pemenjaraan,penyiksaan,Mencuri terhadap Orang Asli Pribumi Rakyat Papua.dan segala macam program yang di Rancang oleh pemerintah Indonesia  hanya untuk kepentingan  Indonesia,bukan untuk mensejahterakan Rakyat Papua dan segala macam Program itu tidak arti apapun untuk Rakyat papua sebab  Dana2 dari pusatpun penggunaannya  tidak jelas  di keseluruhan Wilayah Papua,dan semuanya itu hanya untuk kepentingan pemerintah Jakarta dan pejabat-pejabat papua yang tidak tahu bertanggung jawab selalu hidup dengan suapan pemerintah Indonesia,dan tidak Melihat  rakyat yang sementar Menderita Ulah dari kepentingan politik,Ekonomi dan segainya oleh kaum penjajah kolonialisme dan kapitalisme Indonesia di gabung dengan pejabat-pejabat Papua yang tidak Jelas  sehingga yang Menderita ialah Rakyat Papua.dengan itu kami Rakyat papua tidak bias berdiam diri Di Tanah Airnya sendiri,dan kami rakyat Papua tidak Mampu Mneghadapi kekerasan yang terjadi  di Tanah Papua dari tahun ke tahun hinggga saat ini tidak ada aturan yang  dapat di kendali dan sebagainya.dan kami Rakyat Papua Barat Menyatakan kepada kaum penjajah kolonialisme dan imperalisme Indonesia bahwa  perjuangan Papua Merdeka ialah  untuk mempertahankan Jati Diri Ras Malanesia Bangsa Papua Barat yang  Pernah ada pada tahun  1963,yang Pernah Aneksasikan  kedalam Bingkai NKRI di dorong  oleh kekuatan Militer,kebrutalan dan sebagainya  itu hanya untuk kepentingan  kaum penjajah Indonesia hingga saat ini kebrutalan  tahun ke tahun  teru-menerus di keseluruhan Wilayah Papua Barat dari Sorong hingga Samarai.dan segala upaya pemerintah Indonesia turunkan   setiap tahun ratusan hingga ribuan trillion  yang turunkan  di keseluruhan Wilayah Papua  tidak  pernah terwujud  apapun disana,sebab  Ilegal tidak Melalui Jalur yang ada, sehingga selalu terjadi hal sedemikian itu.
Dan segala program yang di rancang  oleh pemerintah Indonesia hanya dengan tujuan untuk menguasai  Wilayah Papua dengan keseluruhannya.
Tetapi kami rakyat papua Menyatakan kepada kaum penjajah Indonesia Bahwa  itu bukan  solusi untuk  Mempersempit pergerakan Papua Merdeka di  Tanah Papua dan segala macam program yang di buat oleh  pemerintah Indonesia  dalam bentuk Otsus/Otsus plus,UP4B,pembangunan,Pendidikan,Kesehatan,pendekatan dan segala macam bentuk apapun itu buakan solusi untuk Mepersempit dan menguasai Wilayah Papua Dengan keseluruhannya, itu hanya imijinasi yang tidak pernah terwujud apapun sampai  kapanpun tidak akan Membawa perubaan  apapun Di keseluruhan Wilayah Papua.sebab kami bicara sesuai dengan Realita yang terjadi  Di Tanah Papua.dan selama bertahun-tahun hingga saat ini pemerintah Indonesia tidak pernah menjawab  Aspirasi Rakyat Papua  melainkan pemerintah Indonesia menjadi tuli,buta,pengo sehingga tidak bisa  membuat apa-apa terhadap Rakyat Papua.
Dan ada apa di balik itu pemerintah  tidak  bisa menjawab Aspirasi Rakyat Papua atau Memang  tidak mengerti dengan  Aspirasi dan Keluan Rakyat Papua hingga tidak bisa Menjawab.kalau  pemerintah Indonesia tidak mampu mengatasi Rakyat Papua Alangka baiknya di Lepaskan  saja.sebab orang tidak Membutuhkan  Manusia siapapun untuk membangun di Tanah,selain untuk membangun Tanah Papua semuanya ada pada Rakyat Papua itu sendiri.kini saatnya Rakyat Papua sudah siap untuk membangun di Tanah Airnya sendiri .